pupuk npk

Apa Saja Manfaat Pupuk Jenis NPK dan Penggunaannya?

Salah satu jenis pupuk yang sering digunakan untuk budidaya tanaman adalah pupuk NPK yang masuk ke dalam kategori pupuk majemuk. Pupuk tersebut dapat memberikan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman. Unsur hara dalam jenis pupuk yang satu ini pun terbilang lengkap sehingga dapat memicu pertumbuhan dengan cara yang optimal.

Apa Saja Manfaat Pupuk NPK untuk Tanaman?

kandungan pupuk npk

Pupuk NPK merupakan satu dari sekian jenis pupuk anorganik yang masuk ke dalam kategori pupuk majemuk. Dikatakan jenis pupuk majemuk karena keanegkaragaman kandungan unsur-unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Jenis pupuk yang satu ini tersedia dalam berbagai bentuk, yaitu bentuk cair serta bentuk padat.

Fungsi utama dari berbagai jenis pupuk itu sendiri adalah untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman yang sendang dibudidayakan. Namun terdapat beberapa manfaat lain dari pupuk NPK itu sendiri, di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Membantu Proses Respirasi Serta Pembelahan Sel

Pupuk jenis NPK ini dapat membantu respirasi serta pembelahan sel pada tanaman yang sedang dibudidayakan. Proses respirasi dan pembelahan sel itulah yang menjadikan tanaman tersebut menjadi lebih subur. Proses tersebut dapat dilakukan jika terdapat kandungan fosfor yang cukup pada pupuk npk.

2. Membentuk Dinding Sel Tanaman

Jenis pupuk npk ini dapat memberikan manfat untuk pembentukan dinding sel pada tanaman. Jika dinding sel terbentuk dengan baik, maka tanaman akan terhindar dari serangan jamur yang akan sangat memengaruhi pertumbuhannya. Misalnya mencegah dari berbagai penyakit dan hama. Namun meskipun demikian, pemberian pupuk npk tidak boleh dilakukan secara berlebihan.

3. Membentuk Enzim dan Vitaamin pada Tanaman

Manfaat dari pupuk jenis npk selanjutnya adalah untuk membentuk enzim dan vitamin yang diperlukan untuk tumbuh kembang tanaman itu sendiri. Pupuk tersebut mampu merangsang nodulasi untuk pembentukan klorofil yang berguna dalam proses fotosintesis.

4. Membantu Proses Metabolisme

Proses metabolisme sangat penting untuk tumbuhan. Proses yang satu ini dapat dilakukan jika di dalam pupuk mengandung kalium. Karena melalui unsur hara tersebut, tanaman dapat memperoleh energi yang cukup dari mulai batang hingga menghasilkan buah. Proses metabolisme juga dapat membuat tanaman terhindar dari serangan penyakit dan hama.

Pemakaian Pupuk NPK

penggunaan pupuk npk

Dalam penggunaannya, Anda hanya harus melakukan hal-hal yang diinstruksikan di bawah ini:

  • Sebarakanlah pupuk tersebut secara merata ke tanah yang telah dipersiapkan untuk penanaman tanaman yang ingin dibudidayakan. Namun, sebelum melakukan penyebaran pupuk, pastikan bahwa tanah tersebut telah diolah terlebih dahulu secara merata.
  • Pemakaian pupuk pada tanaman sayuran dapat dilakukan dengan cara menyebarkannya menuju ke lubang yang berada sekitar tanaman dengan jarak kurang lebih 5 cm. Namun, lubang yang dibuat tidak usah terlalu dalam. Atau untuk cara yang lebih aman, pupuk bisa dicampurkan dengan air dan kemudian disiramkan ke area tanah sekitar area yang ditanami sayuran yang sedang dibudidayakan.
  • Pemakaian pupuk pada tanaman perkebunan lainnya bisa dilakukan dengan cara melakukan penyebaran dengan cara melingkar. Penyebaran dilakukan di sekitar tanah yang ditumbuhi tanaman yang dibudidayakan. Sebaiknya penyebaran juga dilakukan dengan cara batang tanaman barada di luar lingkarang penyebaran pupuk.
  • Sementara untuk tanaman hias, pupuk jenis npk ini dapat digunakan dengan cara disiramkan. Pupuk terlebih dahulu harus dicampur dengan air. Pastikan dosis yang ditakan untuk cara yang satu ini tidak terlalu berlebihan dan sebaiknya dengan takaran dosis yang rendah.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese