pupuk anggrek

Bagaimana Aplikasi Pupuk NASA untuk Tanaman Anggrek?

Bagi yang sedang menanam tananam anggrek, tentu penggunaan pupuk anggrek dalam pemeliharaannya sangat diperlukan. Pupuk tersebut yang nantinya akan membantu tanaman anggrek tumbuh dengan baik. Namun, di sisi lainnya, ada beberapa hal yang mesti diperhatikan dalam hal ini.

Pentingnya Pemupukan Anggrek

pentingnya pemupukan anggrek

Tanaman anggrek yang terbilang masih muda dan remaja sangat membutuhkan pupuk. Di antara kandungan pupuk yang sangat penting bagi tanaman yang satu ini adalah yang mengandung nitrogen (N) tinggi.

Kandungan nitrogen pada pupuk anggrek ini akan membatu tanaman tersebut dalam mendorong pembentukan sel-sel baru, khususnya untuk pertumbuhan batang dan daun. Maka dari itu hal ini penting diperhatikan.

Ciri tanaman anggrek yang kekurangan nitrogen salah satunya adalah mmemiliki daun yang terlihat agak pucat. Selain itu, pertumbuhannya pun terhambat.

Sementara untuk tanaman anggrek dewasa, kandungan senyawa yang harus banyak diberikan pada pupuk anggrek adalah yang mengandung fosfor tinggi. Senyawa ini diperlukandalam membantu tanaman tersebut untuk memacu pembungaan. Fosfor itu sendiri memiliki kandungan senyawa komplek dan penyusun metabolit, yang berfungsi sebagai pengatur enzim dan proses fisiologis anggrek.

Pupuk Anggrek dari NASA

pupuk anggrek nasa

Secara alam, tanaman anggrek atau Orchidaceae ini hidup epifit. Biasanya hidup pada pohon dan ranting-ranting tanaman lain untuk tumbuh. Namun, tanaman ini juga bisa ditumbuhkan lewat media lainnya, seperti pot.

Berdasarakan pola pertumbuhannya, tanaman anggrek dibedakan menjadi dua tipe yaitu:

  • Simpodial => Anggrek yang tidak memiliki batang utama, bunga ke luar dari ujung batang dan berbunga kembali dari anak tanaman yang tumbuh.
  • Monopodial => Anggrek yang dicirikan oleh titik tumbuh yang terdapat di ujung batang, pertumbuhannnya lurus ke atas pada satu batang. Bunga ke luar dari sisi batang di antara dua ketiak daun. Contoh anggrek tipe monopodial antara lain : Vanda sp., Arachnis sp., Renanthera sp., Phalaenopsis sp., dan Aranthera sp.

Faktor lingkungan, misalnya sinar matahari, kelembaban dan temperatur serta pemeliharaan dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman yang satu ini. Selain itu, penggunaan pupuk anggrek, penyiraman, serta pengendalian OPT juga dapat berpengaruh.

PT. Natural Nusantara berusaha memberikan solusi untuk proses berkebun Anda, yaitu dengan menyediakan pupuk yang berguna untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman anggrek yang Anda budidayakan.

Berikut ini adalah beberapa jenis pupuk organik dari NASA yang dapat Anda aplikasikan pada tanaman anggrek:

  • Supernasa Organik => Pupuk penyubur tanah berbahan dasar alami yang aman untuk lingkungan.
  • Power Nutrition  => Pupuk yang berguna sebagai perangsang buah supaya produktivitasnya meningkat.
  • POC NASA  => Pupuk daun yang menjadi nutrisi organik bagi pertumbuhan daun.
  • Hormonik NASA => Zat perangsang pertumbuhan tanaman.
  • Pestona => Pengendali hayati bagi tanaman sebagai pengendali hama.

 

Banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menggunakan pupuk dari NASA untuk perawatan tanaman anggrek Anda. Di antaranya adalah penggunaannya yang lebih efisien jika dibandingkan dengan produk perkebunan atau pertanian lainnya. Selain itu, kualitas tanaman pun akan lebih baik. Bahkan, pupuk NASA mampu meningkatkan jumlah anakan dan lebih cepat tumbuh

Aplikasi Pupuk Tanaman Anggrek

aplikasi pupuk anggrek

Berikut ini cara pemupukan tanaman anggrek yang dapat Anda lakukan:

  • Tanbahkan 1 sendok makan Supernasa ke dalam ember, lalu dicampur dengan NPK Mutiara. Selanjutnya,  kocorkan pada tanaman anggrek.
  • Bisa juga dengan mengambil 3 tutup Poc Nasa, 1 tutup Pestona dan 1 tutup Hormonik lalu campurkan dengan air 1 tangki semprot ( 14-17 liter air ) kemudian semprotkan pada tanaman.
  • Interval pemupukan dilakukan setiap 1-2 minggu sekali, bisa disemprot atau disiram ke media tanam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese