pengolahan kelapa sawit

Proses Serta Tahapan Pengolahan Minyak Sawit

Bisnis pengolahan kelapa sawit selalu mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dikarenakan kebutuhan manusia yang juga tidak ada habis-habisnya terhadap minyak nabati atau minyak kelapa sawit yang menjadi komoditas besar. Bukan hanya itu, kelapa sawit juga dimanfaatkan sebagai bahan baku lainnya, seperti biodiesel, pelumas, dll.

Seperti Apa Pengolahan Kelapa Sawit Itu?

olah minyak sawit

Seperti apa itu pengolahan kelapa sawit? Hal tersebut merupakan sebuah proses pengolahan yang akan menghasilkan minyak kelapa sawit. Hasil utama yang dapat diperoleh dari pengolahan itu ialah minyak sawit, inti sawit, sabut, cangkang serta tandan kosong.

Berdasarkan prinsipnya, proses pengolahan buah kelapa sawit ini merupakan sejenis proses ekstraksi minyak sawit secara mekanis dari tandan buah segar kelapa sawit. Pengolahan tersebut kemudian akan diikuti dengan proses pemurnian. Proses pengolahan kelapa sawit ini berjalan secara berkesinambungan dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Tahapan Pengolahan Kelapa Sawit

tahap pengolahan sawit

Setiap proses dalam mengolah buah sawit hingga menjadi CPO (Crude Palm Oil) ini harus dilakukan secara benar supaya minyak yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang baik. Kualitas minya sawit juga ditentukan oleh kondisi buah yang diproses oleh pabrik kelapa sawit. Berikut ini adalah beberapa tahapan dalam pembuatan CPO:

1. Sterilisasi atau Perebusan

Tahap pertama pengolahan yang harus dilakukan untuk menghasilkan CPO adalah dengan cara perebusan atau sterilisasi buah. Hal tersebut dilakukan dalam sterilizer yang berupa bejana uap bertekanan sekitar sebesar 2,8-3 kg/cm2 dengan lama perebusan sekitar 90 menit. Tujuan dari perebusan antara lain :

  • Mematikan Enzim yang mencegah kenaikan asam lemak bebas minyak yang dihasilkan.
  • Memudahkan pelepasan tandan buah sawit.
  • Membuat buah sawit menjadi lebih lunak.
  • Prakondisi supaya buah tidak mudah pecah dalam proses pengepresan dan pemecahan biji.

 

2. Penebahan (Perontokan Buah)

Penebahan merupakan proses yang harus dilakukan selanjutnya. Buah yang selesai direbus selanjutnya diangkat dengan hoisting crane dan di tuang ke dalam thresher melalui hooper yang berfungsi untuk menampung buah rebus.

Pemipilan dilakukan dengan membanting buah dan akan jatuh melalui kisi-kisi dan ditampung oleh fruit elevator. Proses pengadukan tersebut berlangsung selama 30 menit. Setelah massa buah dari proses pengadukan selesai kemudian dimasukan ke dalam alat pengepresan (screw press).

3. Pengepresan

Pengepresan dilakukan untuk memisahkan minyak kasar atau CPO (Crude Palm Oil) dari daging buah sawit. Dari pengepresan tersebut akan diperoleh minyak kasar dan ampas serta biji.

Setelah itu, biji yang bercampur dengan serat akan masuk ke alat cake breaker conveyor untuk di pisah antara biji dan seratnya.Sementara itu, minyak kasar dialirkan ke tempat pemurnian.

4. Pemurnian Minyak

Proses pemisahan minyak, air, dan kotoran dilakukan pada proses ini. Di sini, CPO yang telah diencerkan kemudian dialirkan ke vibrating screen dengan tujuan untuk memisahkan beberapa bahan asing seperti pasir, serabut dan bahan-bahan lain yang masih mengandung minyak.

5. Pengolahan lnti Sawit

Pada proses pengolahan kelapa sawit yang satu ini, ampas yang terdiri dari biji buah sawit dimsukan ke dalam sebuah alat untuk dipanaskan dengan uap air agar sebagian kandungan air dapat diperkecil.

Pada alat tersebut akan terjadi proses pemisahan fibre dan biji. Pemisahan terjadi akibat perbedaaan berat dan gaya isap blower. Pada proses ini, tiap biji sawit akan dipisahkan berdasarkan ukuran besar kecilnya biji. Kemudian juga akan disesuaikan dengan fraksi yang telah ditentukan oleh alat tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese