harga sawit

Beberapa Jenis Hama Tanaman Kelapa Sawit

Hama kelapa sawit merupakan salah satu masalah yang harus diatasi. Hal ini dikarenakan hama merupakan penghambat yang akan memengaruhi pekembangan dan pertumbuhan pohon kelapa sawit itu sendiri. Selain itu, serangga atau hama juga dapat menjadi salah satu penyebab penurunan produktivitas tanaman yang satu ini secara signifikan. Bahkan jika tidak segera diatasi dapat menyebabkan tanaman mati.

Jenis Hama Kelapa Sawit yang Dapat Mengganggu Pertumbuhan Tanaman

jenis hama kelapa sawit

Hal yang mesti dilakukan untuk menjaga produktivitas dari tanaman sawit itu sendiri adalah kualitas dan kuantitas. Untuk itu, perlu dilakukan salah satu cara sebagai upaya mempertahankan produktivitasnya, yaitu membasmi hama kelapa sawit-nya.

Namun, sebelumnya, Anda harus tahu berbagai jenis hama kelapa sawit yang dapat memengaruhi perkembangan serta pertumbuhan tanaman yang satu ini, di antaranya:

1. Kumbang Tanduk (Orycte Rhinoceros)

Salah satu hama dari tanaman sawit adalah kumbang tanduk atau yang dikenal dengan nama latinnya orycte rhinoceros. Akan tetapi pada dasarnya jenis serangga yang satu ini tidak terlalu membahayakan pertumbuhan kelapa sawit, terutama yang usianya terhitung sudah cukup tua.

Sebaliknya, kumbang tanduk dapat sangat membahayakan jika menyentuh titik tumbuh pada tanaman kelapa sawit yang masih muda.

Hal yang akan terjadi pada tanaman sawit jika terserang hama yang satu ini di antaranya dapat menimbulkan penyakit pada tanaman, menyebabkan tanaman busuk, hingga akhirnya tanaman tidak dapat tumbuh kembali (mati).

2. Ulat Api (Setora Nitens)

untuk mengganggu pertumbuhan tanaman sawit, ulat ini akan singgah pada bagian permukaan daunnya. Lalu akhirnya ulat betina akan bertelur dan dapat menghasilkan berkembangbiak (bertelur sebanyak 300 hingga 400 butir).

Ciri-ciri telur ulat api ini  berwarna kuning muda dan berbentuk pipih. Proses dari dihasilkannya telur hingga telur menetas memakan waktu antara 4-7 hari.

Gigitan ulat yang satu ini akan terlihat jelas dengan bentuk memanjang. Jika dibiarkan, hal ini yang menyebabkan daun menjadi kering dan perlahan akan mati. Sehingga, siklus atau transportasi nutrisi dari daun menuju ke bagian pohon sawit lainnya akan terhenti.

3. Penggerek Tandan Buah (Tirathaba Mundella)

Penggerek tandan buah atau nama latinnya yaitu tirathaba mundella. merupakan salah satu jenis hama kelapa sawit lainnya. Hama ini akan mengganggu pertumbuhan pohon sawit dengan cara menaruh telur pada bagian tandan buah kelapa sawit.

4. Tungau Merah (Oligonychus)

Bagian yang diserang pada tanaman sawit oleh jenis hama yang satu ini adalah bagian daun, terutama tulangnya. Tungau merah menganggagu pertumbuhan sawit dengan cara menghisap cairan di sana, sehingga tak segala kandungan bermanfaat pada tanaman termasuk klorofil ikut terhisap dan menyebabkan daun menjadi kering.

5. Nematoda (Rhadinaphelenchus Cocophilus)

Serangan yang dihasilkan  oleh nematoda ini dapat menyebabkan daun pohon sawit tidak membuka dan malah akan menggulung. Hal ini pun akan memengaruhi warna daun sehingga berubah menjadi kekuningan dan bahkan terlihat kering.

Pemberantasan Hama Kelapa Sawit

pemupukan kelapa sawit

Terdapat beberapa cara untuk dapat memeberantas hama kelapa sawit, di antaranya:

  • Secara Mekanis => Dengan cara pengambilan hama. Misalnya, pembongkaran dan pembakaran tanaman yang terserang, pembersihan kebun, gropyokan dan sebagainya.
  • Secara Biologis => Dengan menggunakan binatang atau organisme lain seperti musuhnya.
  • Secara Khemis => Dengan menggunakan bahan kimia seperti pupuk kelapa sawit. Cara pemberantasan secara khemis ini relatif cepat dan praktis, namun seringkali menimbulkan efek samping. Paabila penggunaan pupuk tidak hati-hati maka berisiko membahayakan kesehatan manusia atau organisme lain serta lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese