Perkembangan Ekspor Sawit Sebagai Komoditas Terbesar

Sebagai komoditi yang berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi negara ini, ekspor kelapa sawit merupakan peluang yang cukup menjanjikan. Selain itu, minyak kelapa sawit juga banyak dimanfaatkan  untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Karena, banyak sekali produk yang dibuat dengan menggunakan olahan atau bahanminyak kelapa sawit.

Komoditas Ekspor Minyak Kelapa Sawit di Indonesia

komoditi ekspor minyak sawit

1. Makanan

Salah satu komoditas minyak kelapa sawit yang cukup banyak diekspor oleh Indonesia adalah bahan makanan. Salah satunya adalah margarin yang banyak diekspor ke Tiongkok.

Merek margarin yang mampu menembus pasar internasional dari Indonesia salah satu contohnya Blue Band.

Ternyata hal yang belum banyak diketahui orang, bahwa Indonesia juga mendominasi pasar minyak sawit di dunia. Bahkan, jumlah produksi bisa mencapai 31 juta ton per tahun.

Selain itu, negara tersebut sempat berniat untuk mengandalkan produksi sawit hingga tahun 2030. Dalam hal ini, minyak kelapa sawit menjadi industri makanan yang banyak diekspor ke berbagai negara seperti Belanda dan Nigeria. Brand atau merek margarin lainnya yang berhasil diekspor di antaranya adalah Filma dan Kunci Mas.

2. Cat

Bukan hanya untuk kebutuhan pangan dan makanan, minyak kelapa sawit pun memiliki banyak sekali manfaat untuk pembuatan bahan lainnya. Salah satu komoditas ekspor minyak kelapa sawit di Indonesia adalah cat.

Bahan dasar pembuatan cat sendiri salah satunya adalah minyak kelapa sawit. Di Indonesia sendiri produksi berbagai macam merk atau cat yang sudah terkenal cukup banyak.

3. Minyak Sawit Mentah atau Crude Palm Oil (CPO)

Tidak hanya hasil olahan dari pohon sawit itu saja, crude palm oil atau CPO juga menjadi salah satu komoditas ekspor kelapa sawit di Indonesia. Minyak mentah tersebut akan diolah di negara tujuan ekspor menjadi produk komoditas lainnya.

Tercatat pada tahun 2017, terdapat 4 negara tujuan ekspor CPO terbesar di Indonesia, di antaranya adalah India, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Pakistan, dan Belanda yang merupakan negara tujuan utama ekspor produk CPO dan turunannya.

Sealin itu, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) telah memperkirakan sebelumnya bahwa kenaikan ekspor produk sawit yang berupa crude palm oil (CPO) ditopang oleh negara-negara tersebut. Jumlah ekspornya sendiri adalah sekitar sebesar 8,5% pada tahun 2017.

Negara Tujuan Ekspor Minyak Kelapa Sawit Terbesar di Indonesia

negara tujuan ekspor sawit

Sudah menjadi rahasia umum bahwa industri kelapa sawit di Indonesia memang memiliki peranan yang cukup penting, terutama dalam aspek perdagangan ekspor nasional.

Indonesia merupakan salah satu negara penyuplai minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/ CPO) terbesar di dunia. Jumlah ekspor komoditas tersebut telah tercapat (tahun 2016) bisa mencapai Rp 240 triliun dengan produksi 25,67 juta ton sawit.

Berikut ini adalah daftar beberapa negara tujuan utama ekspor minyak kelapa sawit dari Indonesia (tahun 2015) yang dilansir dari data BPS:

  • India sebanyak 5.737.700 ton
  • Tiongkok sebanyak 3.629.600 ton
  • Pakistan sebanyak 2.318.400 ton
  • Belanda sebanyak 1.213.700 ton
  • Malaysia sebanyak 1.200.100 ton
  • Mesir sebanyak 1.137.800  ton
  • Bangladesh sebanyak 1.132.000 ton

 

Pemerintah Indonesia sendiri hingga saat ini masih mengupayakan untuk prioritas peningkatan investasi industri, terutama untuk pengolahan minyak kelapa sawit.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi  pertumbuhan jumlah produksi bahan baku (diperkirakan bisa mencapai 40 juta ton CPO pada tahun 2020). Selai itu, mereka  juga sedang berusaha untuk dapat mengintensifkan ekspor minyak kelapa sawit ke pasar negara lainnya seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, hingga menuju ke kawasan Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese