corrin nasa

Cara Aplikasi Produk Pertanian Corrin dari Nasa

Penggunaan pestsida yang berlebihan memang tidak baik bagi tanaman yang sedang dibudidayakan. Akan tetapi, memang pestisida juga sangat diperlukan untuk perawatan tanaman, terutama untuk pengendalian hama.  Produk Corrin Nasa meruapak salah satu pestisida biologi yang dapat direkomendasikan penggunaannya pada para petani, terutama para petani padi.

Apa Itu Corrin Nasa Sebagai Produk Pertanian?

apa itu corrin nasa

Corrin Nasa sendiri merupakan  salah satu produk pertanian berupa pestisida biologi  yang diproduksi oleh PT. Natural Nusantara atau yang dikenal dengan NASA. Produk ini dibuat berdasarkan adanya bakteri yang menganggau budidaya tanaman, yaitu Corynebacterium yang ampuh dan efektif untuk mengendalikan penyakit-penyakit utama pada tanaman padi dan tanaman sayuran.

Tidak hanya itu, produk pertanian yang satu ini pun dapat mengendalikan berbagai penyakit yang menyerang tanaman. Misalnya, penyakit hawar daun bakteri (HDB), penyakit kresek padi yang disebabkan bakteri patogen Xanthomonas oryzae, hawar daun jingga oleh Bacterial Red Stripe (BRS), Blast (Pyricularia Oryzae), serta bercak daun oleh Cercospora.

Selain itu, Corrin Nasa ini juga dapat berguna dalam mengendalikan berbagai penyakit  yang membuat tanaman sayuran menjadi cepat layu atau Fusarium, akar gada pada kobis atau Plasmodiophora brassicae, beserta yang menyebabkan layu pada pisang atau Fusarium.

Manfaat Corrin Nasa Bagi Tanaman

manfaat corrin nasaCorrin Nasa merupakan pestisida yang dapat mengendalikan hama yang bisa diandalkan. Berikut ini adalah fungsi dari produk pertanian NASA yang satu ini:

  • Berfungsi untuk bisa mengendalikan penyakit Hawar Daun (HDB) juga  penyakit Kresek, terutama untuk tanaman padi yang disebabkan bakteri patogen (Xamthomonas oryzae).
  • Memliki fungsi sebagai pengendali  penyakit Hawar Daun Jingga yang disebabkan oleh Bacterical Red Stripe (BRS) pada tanaman.
  • Dapat mengendalikan penyakit Blast yang disebabkan oleh Pyricularia Oryzae.
  • Dapat mengendalikan penyakit yang disebaabkan oleh Cercospora, yaitu penyakit Bercak Daun.
Tidak hanya itu, produk pertanian Corrin Nasa itu sendiri juga dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit yang menyebabkan tanaman sayur menjadi layu akibat Fusarium, akar gada pada kobis yang disebabkan oleh Plasmodiophora brassicae, serta layu pada buah pisang disebabkan oleh Fusarium.

Aplikasi dan Penggunaan Corrin dari NASA

aplikasi corrin nasa

Berikut ini adalah cara pengaplikasian serta cara penggunaan produk Corrin dari NASA sebagai pengendali hama serta patogen yang dapat digunakan oleh para petani:
  • Rendamlah benih 2-4 gr/lt dengan menggunakan 5 cc/lt produk pengendali hama dan patogen Corrin Nasa sebelum melakukan penyemaian.
  • Atau penggunaan produk ini juga dapat dilakukan dengan cara menyemprotkannya pada padi 2-4 gr/lt dengan menggunakan 5 cc/lt sebanyak 14, 28, dan 42 HST penyemprotan.
  • Untuk tanaman sayuran, bisa mengguanakan 3-5 gr/lt dengan menggunakan 5-10 cc/ltproduk pengendali hama Corrin ini dengan cara disemprot 10-20 hari sekali.
  • Perendaman benih dilakukan selama kurang lebih sekitar 15 menit.
  • Penyemprotan akan lebih efektif jika dilakukan sore hari.

Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa produk ini dilarang untuk dicampur dengan pestisida kimia. Untuk itu, sprayer atau alat penyemprot harus dibersihkan dari sisa-sisa pestisida kimia.

Produk pertanian yang satu ini memiliki sifat yang  aman terhadap hewan peliharaan, manusia dan lingkungan sekitar. Sehingga, kontak langsung dengan kulit manusia terhadap produk pertanian ini tidak dapat menyebabkan keracunan. Juga Anda tidak perlu memakai sarung tangan ketika membuka wadah, memindahkan, mengencerkan dan melakukan aplikasinya.

Namun, meskipun produk ini cukup aman bagi manusia dan lingkungan sekitarnya, pada waktu bekerja dengan produk ini Anda diperkenankan untuk tidak makan, minum, dan merokok.

https://www.youtube.com/watch?v=D7lX9kqijz4

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese