buah kelapa sawit

Bagaimana Ciri Buah Sawit Berdasarkan Tingkat Kematangannya??

Buah kelapa sawit merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat dan digunakan untuk berbagai macam hal, nama latinnya adalah Elaeis Guineensis. Selain itu, tanaman yang satu ini bukanlah yang asing bagi masyarakat Indonesia yang dimanfaatkan sebagai bahan baku industri, terutama untuk menghasilkan minyak dalam berbagai keperluan. Contohnya: minyak masak, minyak industri, maupun sebagai alternatif bahan bakar (biodiesel).

Seperti Apakah Ciri-Ciri Buah Kelapa Sawit?

ciri buah kelapa sawit

Indonesia merupakan satu negara penghasil budidaya kelapa sawit terbesar di dunia. Penyebaran tanaman tersebut dimulai dari daerah Aceh, pantai timur Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Buah sawit memiliki ukuran yang kecil dan berwarna merah kehitaman apabila sudah matang. Lalu, bagaimana ciri-ciri buah kelapa sawit pada umumnya?

1. Immature (Belum Matang dan Masih Keras)

Buah sawit yang immature merupakan buah kelapa sawit yang masih belum matang. Biasanya buah akan bertekstur keras dan berwarna hitam. Ciri utama dari buah sawit immature, yaitu berondolannya masih utuh dan tidak ada yang terlepas. Kandungan minyak pada buah yang belum matang sangatlah sedikit.

2. Unripe Bunch (Belum Matang)

Biasanya, buah sawit bisa dikatakan masih mentah atau unripe jika berondolannya sudah terlepas dari tangkai (sekitar kurang dari 10 buah). Sementara itu, 10 buah sawit yang telah terjatuh dari tangkai pohon tadi bisa dikategorikan sebagai buah matang.

3. Under Ripe Bunch (Mengkal)

Buah kelapa sawit mengkal disebut under ripe bunch. Yaitu, buah yang tingkat kematangannya belum begitu sempurna alia setengah matang. ciri buah kelapa sawit yang satu ini dapat dilihat dari berondolan yang terpisah kurang dari 25 buah.

4. Ripe Bunch (Matang)

Ripe bunch merupakan salah satu kriteria umum standarisasi buah tanaman sawit yang siap dipanen dan dimanfaatkan untuk pegolahan. Ciri-ciri buah yang telah matang dapat dilihat dari setidaknya terdapat  25 buah berondolan yang terlepas.

5. Over Ripe Bunch (Terlalu Matang)

Ciri buah sawit yang terlalu matang dapat dilihat dari berondolan yang terlepas sudah mencapai lebih dari 50% atau masih terdapat sisa berondolan sebanyak 10%. Tanda lainnya dari buah yang telah lewat masak yang dapat dilihat, yaitu masih ada buah sawit di janjang kosong. Selain itu, jumlah buah yang tertinggal pun sedikit serta tandan kelapa sawit tidak tampak seperti baru dipanen.

6. Rotten Bunch (Busuk)

Jika buah sawit sudah busuk dan tidak layak untuk diolah, maka dapat dilihat dari sebagian atau seluruh janjangannya yang telah lembek. Selain itu, warnanya pun makin menghitam dan terdapat jamur. Jika buah sawit yang busuk tetap diolah, maka akan merusak kualitas produk olahannya. Hal itu pun akan mengakibatkan kandungan minyaknya turun drastis.

Apa Saja Kandungan Gizi pada Buah Kelapa Sawit?

perkembangbiakan buah kelapa sawit

Daging dan kulit buah dari tanaman kelapa sawit memiliki kepadatan yang cukup tinggi sehingga dapat menghasilkan banyak minyak yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Minyak sawit itu sendiri dapat digunakan sebagai bahan baku, misalnya untuk pembuatan minyak goreng, sabun, dan lilin.

Kandungan dalam buah sawit itu terdapat alfa dan beta-karotenoid yang tinggi. Sehingga membuat kandungan dalam minyak kelapa sawit dan kelapa biasa itu berbeda.

Buah-buah sawit yang baik adalah buah sawit pada tingkat fraksi dua (2), dengan ciri-ciri:

  • Terdapat 5-10 brondolan di piringan.
  • Buah berubah warna dari  kuning menjadi oranye.

Pada dasarnya, tanaman ini dapat tumbuh subur di daerah dengan suhu udara tropis. Di mana, daerah tersebut tidak kering saat terjadi musim kemarau dan tidak basah saat datang musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EnglishFrenchIndonesianJapanese