Bantuan Kredit Pendanaan

Bantuan Kredit Pendanaan Agrobisnis dan Pangan serta Perkembunan dari Agronasa

Bantuan kredit pendanaan bagi para petani bisa di dapatkan dari berbagai sumber. Petani sendiri merupakan salah satu penggerak ekonomi bangsa sekaligus penyokong pangan bagi negara. Sayangnya, tidak semua petani memiliki modal yang cukup untuk bisa mengolah lahan agar bisa produktif.

Bantuan Kredit Pendanaan bagi Petani

Bantuan kredit pendanaan

Kebutuhan pangan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya populasi manusia. Kebutuhan pangan sendiri merupakan hal yang mutlak karena dianggap sebagai kebutuhan utama dan tidak boleh ditinggalkan. Kebutuhan primer yang satu ini tidak terpengaruh oleh kondisi apapun, bahkan saat pandemic global Covid19 pada awal tahun 2020.

Kebutuhan pangan negara di dukung oleh para petani yang memproduksi bahan pangan mulai dari makanan pokok, sayuran, hingga buah-buahan. Untuk bisa meningkatkan produksi pangan, petani membutuhkan modal yang berupa uang hingga sarana produksi pertanian.

Permodalan dianggap sebagai salah satu masalah yang cukup mendasar dan sering dihadapi oleh para petani. Sayangnya, tidak semua petani bisa mencukupi kebutuhan akan modal mereka. Kekurangan modal yang sering dialami membuat kualitas hingga kuantitas hasil panen tidak maksimal. Pada akhirnya, masalah modal yang tidak tercukupi berdampak juga pada banyak petani yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Apalagi petani umumnya hanya mendapatkan atau memiliki uang setelah masa panen. Namun jika panen gagal akibat cuaca atau serangan hama, mereka akan kebingungan mencari modal untuk memulai lagi pengelolaan lahan pertanian kembali.

Meski demikian, bantuan kredit pendanaan bisa dijadikan sebagai salah satu solusi dalam mendapatkan modal.

Lantas darimana saja sumber kredit yang bisa didapatkan? Anda bisa simak ulasannya yang berikut ini:

1. KUR

Anda pasti sudah mengenal istilah yang satu ini atau barangkali sudah pernah menjadikannya sebagai sumber permodalan.  KUR sendiri merupakan singkatan dari Kredit Usaha Rakyat yang sudah banyak membantu permodahan bagi usaha kecil. Keberadaan KUR juga bisa dimanfatakan oleh petani untuk mendapatkan modal.

Keberadaan KUR untuk petani tidak seperti pinjaman untuk jenis usaha yang lain. Dalam hal ini, petani akan diringankan dengan skema pembayarannya. Caranya adalah dengan melakukan pembayaran saat pertaniannya sudah panen alias menghasilkan.

Pembayarannya juga boleh dicicil, sehingga tidak terlalu memberatkan para petani yang melakukan pinjaman. Bunga yang diberikan juga cukup ringan, sehingga KUR bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan utama dalam mengajukan kredit.

Adapun perbedaan KUR petani dengan jenis kredit yang biasa adalah penyalurannya yang tidak dilakukan dalam bentuk uang. Dalam hal ini, daerah dan juga bank bekerja sama dengan para off taker atau penyalur benih, pupuk, hingga alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani.

2. Bina Lingkungan PKBL

PKBL merupakan program yang dibuat dengan maksud untuk memberikan bimbingan dan juga bantuan kepada mereka yang tergolong dalam pengusaha dengan ekonomi lemah, masyarakat, dan juga koperasi.

PKBL sudah diatur dalam UU No. 19 Tahun 2003 mengenai BUMN serta peraturan menteri BUMN No. Per- 05/MBU/2007. Seperti halnya KUR, PKBL sudah membantu banyak pengusaha hingga petani untuk mendapatkan sumber modal bagi usaha yang dijalankan.

PKBL sendiri biasanya dikeluarkan oleh perusahaan BUMN yang memberikan bantuan dengan modal lunak pada jenis usaha tertentu, termasuk juga bagi petani yang membutuhkan.

3. Perbank-an

Sekarang ini ada banyak sekali bank yang menyediakan berbagai pinjaman dalam bentuk kredit kepada pengusaha, termasuk juga petani. Jika tertarik ingin melakukan pinjaman, petani harus melengkapi syarat administrasi yang diajukan oleh pihak bank.

Melakukan pinjaman di bank sendiri memiliki beberapa manfaat seperti halnya keberadaan bank yang mudah ditemukan lantaran adanya banyak cabang. Dengan demikian, Anda juga tidak perlu jauh-jauh mencari pinjaman, melainkan dengan mendatangi bank yang ada di kota Anda.

Selain itu, bank juga tidak akan ikut campur pada usaha yang dilakukan nasabah. Pihak bank hanya akan mengurusi masalah kelancaran nasabah atau pihak kreditur terhadap pengembalian kredit yang digunakan.

Bagi Anda yang merupakan nasabah tetap dan aktif menyimpan uang di bank terkait, biasanya pihak bank juga akan memberikan kemudahan. Meski demikian, dibandingkan dengan jenis kredit yang lain, pinjaman dari bank dirasa kurang cocok bagi beberapa kalangan petani.

Adapun kekurangan dari pengajuan kredit di bank antara lain adalah tidak semua petani memiliki angunan sertifikat tanah. Kekurangan lainnya adalah petani kecil biasanya tidak terlalu familiar atau kurang paham dengan prosedur peminjaman yang rumit.

Belum lagi pembayaran secara bulanan yang kurang sesuai dengan kondisi petani di lapangan. Seperti yang diketahui, petani biasanya memiliki uang saat sudah masuk masa panen, namun jika tidak maka sistem kredit bulanan akan sangat memberatkan.

Belum lagi bunga yang cenderung besar hingga risiko lainnya yang harus dipertimbangkan dengan baik. Pada akhirnya, banyak petani yang harus berpikir ulang untuk mengajukan pinjaman ke bank.

Bagi petani yang membutuhkan pinjaman kredit, maka tidak ada salahnya mencari tahu mengenai beragam sumber kredit di atas. Pastikan untuk membaca lengkap persyaratan hingga turan kredit yang ditetapkan oleh masing-masing instansi yang dipilih.

Cari tahu juga mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sumber pinjaman. Selanjutnya, cari mana yang paling menguntungkan untuk diajak kerja sama. Selain lembaga di atas, tentu masih banyak lembaga lainnya yang bisa yang bisa dijadikan sebagai sumber pinjaman.

Bantuan Pendanaan Kredit Agronasa

Bantuan kredit pendanaan

Indonesia dikenal sebagai salah satu negara agraris dengan tingkat produksi pangan yang cukup tinggi di dunia. Meski demikian, kehidupan para petaninya masih banyak yang belum sejahtera.

Banyak dari mereka yang kesulitan dalam memulai pengolahan tanah untuk dijadikan sumber pangan, lantaran minimnya alat produksi atau bahkan kesulitan mencari bibit yang tepat, hingga perawatan tumbuhan yang kurang maksimal. Ragam masalah ini dipicu oleh ketiadaan modal.

Selain beberapa sumber modal di atas, Anda juga bisa mendapatkan modal dari Agronasa. Kami memiliki program bantuan kredit bagi para petani untuk keperluan produksi pupuk, pertanian hingga pekebunan. Agronasa sendiri merupakan salah satu produsen pupuk dalam negeri dengan produk yang sudah banyak digunakan oleh para petani.

Agronasa mengerti betul jika masalah modal menjadi salah satu hal yang memberatkan petani. Dalam hal ini, Agronasa ikut memberikan solusi untuk permodalan yang sedang dihadapi rekan petani.

Jika tertarik dengan pendanaan kredit usaha pertanian, maka bisa menghubungi kami melalui fitur livechat yang sudah tersedia. Anda bisa langsung akses website resmi agronasa untuk melakukan konsultasi terkait dengan pendanaan kredit yang diinginkan.

Agronasa sendiri merupakan salah satu perusahaan yang menghasilkan pupuk dan pestisida nasa. pupuk dan juga produk Nasa lainnya sudah banyak membantu petani dalam menghasilkan panen yang lebih maksimal. Untuk mendapatkan produk Nasa sendiri cukup mudah, apalagi sekarang ini telah ada banyak distributor Nasa yang tersebar di berbagai daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat